Teater Nasional Medan

(1963)
Lembaga Sastra

Teater Nasional Medan merupakan organisasi informal yang berdiri pada tanggal 28 oktober 1963. Organisasi ini digagas oleh Sori Siregar, Burhan Piliang, Mazwad Azham, Iskaq. S., dan Rusli Maha. Kelima orang itu dijuluki Pandawa Lima. Tujuan lembaga ini untuk menggiatkan kegiatan teater di Medan.

Produksi perdana teater ini mementaskan naskah Taguan Hardjo yang berjudul "Garis Pisah"dipentaskan di Balai Prajurit Medan yang letaknya di belakang kantor Pos Medan, sekarang kantor Bank BCA. Naskah yang pernah dipentaskan, yaitu (1) "Pangeran Diponegoro" karya Taguan Hardjo (1964) di Balai Polisi, Jalan Bali, (2) "Bahaya Tembakau", (3) "Yuzuru" (1968) di Gedung Kesenian Medan, (4) "Rashomon" (1970), (5) "Mane" (1968) di Gedung Kesenian Medan, (6) "Mama Baba Wawa" (1969) di Gedung Kesenian Medan, (7) "Sedetik Bersama Tuhan" (1969), (8) "Aduh" (1974), (10) "Nyanyian Angsa" karya Anton Chekov (1973) di TVRI Medan, (11) "Rumah Musim Panas" karya Anton Chekov (1973), (12) "Pinangan, Nyanyian Angsa" (1976), (15) "Kandida Wanita Jelita Bernat Show" (1976), (18) "Oglok-Oglok" (1986), dan (19) "Raja Mati"karya Ioneco (1977).